•Pelayanan rawat inap di Puskesmas: 0,8 %
•Pelayanan rawat jalan: 1.3 %.
•Masyarakat lebih banyak memilih berobat ke tenaga kesehatan (13,9%) daripada ke puskesmas.
•Berbagai masalah tetap melanda puskesmas, mulai dari kurangnya SDM Kesehatan, anggaran, peralatan, dan obat-obatan, dan sebagainya.
•Perkembangan jaman dan globalisasi telah membawa fasilitas pelayanan kesehatan pada situasi persaingan yang membutuhkan mutu layanan prima.
•Pelayanan kesehatan melampaui batas Negara dan teknologi kesehatan juga semakin maju.
•Tingkat pendidikan dan ekonomi masyarakat semakin tinggi
•Pasar sangat tergantung pada keinginan pasien (customer oriented).
•Dalam upaya pencapaian RPJMN 2010 –2014 dan Renstra Kementerian Kesehatan 2010 -2014, maka dukungan kebijakan yang tepat dalam hal Upaya Kesehatan menjadi suatu hal yang penting.
•Kebijakan yang tepat hanya akan diperoleh bila didasarkan pada bukti yang kuat dan sahih (evidence based policy).
•Melalui kebijakan yang tepat maka perencanaanprogram secara konkuren disetiap tingkatadministrasi Pemerintahan dan intervensi yang dilakukan akan lebih efektif .